Posted by: fadilarahim | May 27, 2010

WASIAT 1

Hendaknya Tidak Berbuat Syirik(Menyukutukan Allah).

Definisi Syirik

Syirik yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal-hal yang merupakan kekhususan Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah di samping berdo’a kepada Allah, atau memalingkan suatu bentuk ibadah seperti menyembelih (kurban) bernadzar, berdo’a dan sebagainya kepada selain Allah.

Karena itu barang siapa yang menyembah selain kepada Allah berarti ia telah meletakkan ibadah tidak pada tempatnya, dan memberikan kepada yang tidak berhak.

Jenis-Jenis Syirik

–    Syirik Besar

Syirik ini bisa mengeluarkan seseorang dari islam dan menjadikannya kekal di dalam neraka jika ia meninggal dalam keadaam musyrik dan belum bertaubat.

Macam-macam syirik besar :

  1. Syirik doa, yaitu di samping ia berdoa kepada Allah ia berdoa kepada selainnya (Al-Ankabut : 65)

فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ

“Maka apabila mereka naik kapal mereka mendo’a kepada Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya . maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah).”

  1. Syirik niat, keinginan dan tujuan, yaitu ia menujukan suatu bentuk ibadah untuk selain Allah (Huud : 15-16)

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ (15) أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآَخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan “.

  1. Syirik ketaatan, yaitu mentaati selain Allah dalam hal maksiat kepada Allah (At-Taubah : 31)

اتَّخَذُواْ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَاباً مِّن دُونِ اللّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُواْ إِلاَّ لِيَعْبُدُواْ إِلَـهاً وَاحِداً لاَّ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.”

  1. Syirik mahabbah, yaitu : menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal kecintaan (Al-Baqarah : 165)

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللّهِ أَندَاداً يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللّهِ وَالَّذِينَ آمَنُواْ أَشَدُّ حُبّاً لِّلّهِ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُواْ إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلّهِ جَمِيعاً وَأَنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).”

–    Syirik Kecil

Syirik kecil ini tidak menjadikan palakunya keluar dari agama islam, tetapi ia mengurangi tauhid, dan merupakan wasilah kepada syirik besar. Syirik kecil ini ada dua :

v   syirik dzahir (nyata), yaitu syirik kecil yang dalam bentuk ucapan dan perbuatan, misalnya bersumpah dengan nama selain Allah. Termasuk di dalamnya ucapan ما شاء الله وشئت (atas kehendak Allah dan kehendakmu). Adapun dalam bentuk perbuatan adalah seperti memakai kalung atau benang sebagai pengusir atau penangkal mara bahaya, jika ia berkeyakinan bahwa perbuatannya tersebut merupakan sebab-sebab pengusir atau penangkal mara bahaya, maka ia termasuk syirik kecil. Sedang jika ia berkeyakinan hal-hal tersebut bisa menolak atau mengusir mara bahaya maka ia adalah syirik besar, sebab ia menggantungkan diri kepada selain Allah.

Syirik khafy (tersembunyi), yaitu syirik dalam hal keinginan dan niat, seperti riya’ dan sum’ah. Termasuk di dalamnya adalah motivasi amal untuk kepentingan duniawi, seperti orang menunaikan haji atau berjihad untuk mendapatkan harta benda.

Bahaya-bahaya syirik :

  1. Merupakan kedzaliman yang paling besar (Luqman : 13)

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

  1. Allah tidak mengampuni orang musyrik jika ia meninggal dalam kemusyrikannya (An-Nisa’ : 48)

إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْماً عَظِيماً

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.

  1. Allah mengharamkan syurga bagi orang musyrik (Al-Ma’idah : 72)

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّهُ عَلَيهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun”.

  1. Syirik menghapuskan segala amal kebaikan (Az-Zumar : 65)

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”.

  1. Orang musyrik itu halal darah dan hartanya (At-Taubah : 5)

فَإِذَا انسَلَخَ الأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُواْ الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدتُّمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُواْ لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ الصَّلاَةَ وَآتَوُاْ الزَّكَاةَ فَخَلُّواْ سَبِيلَهُمْ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu , maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan . Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang”.

Syirik adalah dosa yang paling besar. Rasulullah saw bersabda : Maukah kalian aku  beritakan tentang dosa yang paling besar? Kami menjawab : ya wahai Rasulullah! Beliau bersabda : Berbuat syirik kepada Allah, dan durhaka kepada kedua orang tua. (Muttafaq Ala’ih)

Syirik mencakup tiga hal, diantaranya adalah syirik dalam rububiyyah, uluhiyyah dan asma’ dan sifat.

1) Syirik dalam rububiyah.

Diantara syirik dalam rububiyyah adalah sebagai berikut:

v  Tidak mengakui bahwa yang menciptakan alam semesta ini pada Allah.

v  Bersumpah dengan selain nama Allah.

Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa yang bersumpah pada selain Allah, maka ia telah kafir atau berbuat syirik.(Tirmidzi)

Sabda nabi juga:

“Barangsiapa yang bersumpah hendaklah ia bersumpah dengan nama Allah atau diam.( Bukhari)

v  Menjadikan manusia sebagai tandingan dalam menetapkan syare’at yang menyelisihi Allah.

Syeikh Muhammad bin abdil wahab berkata:

“Barangsiapa yang menta’ati ulama’ atau pemerintah dalam menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah, atau mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah, maka ia telah menjadikannya sebagai rahib-rahib”.

2) Syirik dalalm uluhiyyah.

Syirik inilah yang kebanyakan manusia melaksanakannya, diantara macam syirik ini adalah:

Menyembah makhluk(ciptaan Allah) sebagaimana menyembah Allah, bersujud pada patung, matahari, bulan, kuburan, orang yang besar, ayah dan ibu.

Menyembelih untuk kuburan, menyembelih dikuburan sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada pemilik kuburan, mereka memuliakannya dengan sembelihan sebagaimana memuliakan Allah. Ini termasuk syirik yang mengeluarkan pelakunya dari agama islam.

Mengaku dirinya tuhan, seperti fir’aun.

3) Syirik dalam asma’ dan sifat.

Diantara syirik dalam asma’ dan sifat adalah sebagai berikut:

* Menyamakan Allah dengan yang lain, dalam pensifatan.

* Meniadakan sifat Allah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: