Posted by: fadilarahim | April 20, 2010

PANDANGAN UMMAT TERDAHULU ATAS WANITA DAN BAGAIMANA ISLAM MENYIKAPINYA

Mengenai wanita, ternyata sejak dulu sampai sekarang masih diperbincangkan. Kalau kita perhatikan kiranya perlu untuk dijelaskan bagaimana sikap bangsa terdahulu terhadap wanita, serta bagaimana mereka memandangnya.

Wanita bagi masyarakat Yunani hanyalah barang yang diperjualbelikan yang tidak memiliki. Mereka juga tidak memperoleh harta warisan dan tidak diperbolehkan harta warisan dan seorang filosof terkenal pernah berkata, “Keberadaan wanita merupakan sumber utama bagi kehancuran dunia. Wanita merupakan sumber utama bagi luarnya tampak indah, namun kerika burung-burung pipit memakannya, mereka akan mati seketika”.

Sedangkan bangsa romawi memandang wanita tidak memiliki ruh, tidak berharga, dan tidak memiliki hak. Slogan mereka, “wanita tidak memililki ruh”. Oleh karena itu, wanita pada waktu itu disiksa dengan disiram minyak mendidih ke sekujur tubuhnya, dan diikat di tiang. Bahkan wanita yang tidak berdosa diikat pada ekor kuda, lalu kuda dilarikan dengan capat sampai mreka mati.

Bangsa india lebih kejam lagi memandang wanita, diantara kebiasaan mereka mereka membakarnya ketika suaminya meninggal. Sedangkan bangsa cina menyerupakan wanita dengan air yang menyakitkan yang bisa menghilangkan harta dan kebahagian. Orang-orang cina berhak menjual istrinya, bahkan menimbunnya di dalam tanah dalam keadaan hidup-hidup. Bangsa Yahudi memandang wanita sebagai orang terlaknat, karena dia telah menggoda Adam hingga memakan buah pohon kuldi. Mereka juga memandang wanita haid sebagai najis yang bisa mengotori rumah dan apa saja yang disentuh. Dan, wanita juga tidak memperoleh harta warisan dari ayahnya, jika ia memiliki saudara laki-laki.

Orang nasrani memandang wanita sebagai setan. Salah seorang tokoh agama Nasrani berkata, “sesungguhnya wanita ridak memiliki hubungan dengan bangsa manusia.” Pastur bona Ventur berkata: “jika kallian melihat wanita, janganlah kalian mengira sedang melihat manusia atau bunatang, tapi yang kalian lihat adalah setan. Dan, apa yang kalian dengar sebenarnya adalah suara ular”.

Sampai pada pertengahan abad lalu, wanita sesuai dengan undang-undang umum inggris, tidak dipandan sebagai warga negara. Wanita juga tidak memiliki hak pribadi dan hak mamiliki sesuatu, bahkan terhadap pakaian yang dipakainya. Pada tahun 1576 M, parlemen Scotlandia mengeluarkan peraturan yang melarang memberi wanita penguasaan terhadap sesuatu. Demikian juga, parlemen inggris pada masa Henry VIII melarang wanita membaca kitab Injil kerena dia dianggap najis. Pada tahun 586 M, prancis menyelenggerakan korferensi membahas tentang wanita, apakah ia manusia atau bukan. Akhirnya, diputuskan bahwa wanita manusia, tetapi diciptakan untuk melayani laki-laki. Undang-undang inggris sampai tahun 1805 M membolehkan suami menjual istrinya dengan harga yang telah ditetapkan. Begitu juga wanita dalam masyarakat Arab sangat hina dan tidak berarti, serta tidak memiliki hak, bahkan mereka mengubur anak-anak perempuan mereka dalam keadaan hidup-hidup.

Akan tetapi setelah islam datang, semua bentuk penganiayaan terhadap wanita dihilangkan. Dan, islam juga menjelaskan bahwa wanita dan laki-laki adalah sama, keduanya memiliki hak yang sama. Sebagaimana firman Allah SWT.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. ( Al-Hujurat: 13)

Dalam islam wanita juga memiliki hak yang perlu kita ketahui bersama, secara umum adalah:

  1. Hak kepemilikan. Wanita, baik sebagai istri, anak, atau saudara berhak atas kepemilikan terhadap barang yang ia sukai, seperti rumah, emas, perak dan binatang ternak.
  2. Hak menikah, hak memilih calon suami, dan hak khulu’ (meminta cerai suami), jika ia merasa dirugikan. Ini semua merupakan hak wanita.
  3. Hak menuntut ilmu yang wajib diketahui, seperti mengenal Allah, mengetahui kewajiban beribadah kepada-Nya, mengetahui cara beribadah kepada-Nya, mengetahui apa-apa yang menjadi haknya atas orang lain, mengetahui etika yang harus ia lakukan, dan mengetahui akhlak baik yang harus menjadi hiasan bagi dirinya. Semua ini menjadi kewajiban wanita, karena keumuman perintah Allah:” Maka ketahuilah, bahwa tidak ada ilah (yang haq) melainkan Allah….” (Qs. Muhammad: 19)
  4. Hak bersedeka dengan dengan harta yang ia miliki dan hak membelanjakan untuk dirinya, suaminya, anak-anaknya, dan untuk ibu-bapaknya selama tidak berlebihan.
  5. Hak mencintai dan membenci. Ia mencintai wanita-wanita sholehah, mengunjungi mereka dengan izin suami jika telah bersuami, memberi hadiah untuk mereka, saling berkirim surat, bertanya tentang keadaan mereka, dan saling memberikan hiburan dalam menghadapi musibah. Ia juga membenci wanita-wanita yang tidak baik dan menjauhi mereka karena Allah.
  6. Hak mewasiatkan sepertiga hartanya pada waktu hidupnya dan melaksanakannya setelah wafatnya, tanpa boleh merupakan hak pribadi. Sebagaimana laki-laki memiliki hak dalam berwasiat, begitu juga wanita memiliki hak yang sama, karena tidak ada seseorang yang tidak membutuhkan pahala dari Allah. Namun meskipun demikian, wasiat tidak boleh lebih dari sepertiga.
  7. Hak berpakaian. Ia berhak memakai pakaian apa pun yang ia suka, seperti sutra dan emas keduanya diharamkan bagi laki-laki. Namun, ia dilarang melepaskan pakaian dan hanya memakai setengah atau seperempat pakaian. Atau, tidak menutup kepalanya. Atau, membuka leher dan dadanya. Kecuali, di hadapan orang yang doperbolehkan melakukan hal itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: