Posted by: fadilarahim | April 13, 2010

Siapakah Yang Disalib Pasca Pencarian Nabi Isa A.S

oleh: Fadhila Rahim


Berhubung banyaknya keraguan perihal penyaliban pasca pencarian Nabi Isa, yang dilancarkan oleh orang yahudi dan raja damascus, pada kesempatan ini kami ingin mengajukan materi atau sedikit membahas tentang siapakah sebenarnya yang disalib…?

Mengenai orang yang menyerupai Nabi Isa semenjak penyaliban, ada beberapa syubhat yang sampai benyebar dikalangan kita. Dan kita sebagai umat islam meyakini terhadap apa yang diberitahukan oleh Allah dalam Al-Qur`An.

Allah berfirman:

“ …Dan Karena ucapan mereka,’ sesungguhnya kami telah membunuh Al-masih Isa putra maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi yang ia bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi (penglihatan) mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak (pula) yakin bahwa yang ia bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (An-Nisa’: 159)

Ayat di atas merupakan bantahan Allah terhadap orang yahudi yang mengaku bahwa mereka telah membunuh nabi Isa ‘alaihis salam putra maryam. Allah menjelaskan bahwa bukan Nabi Isa ‘alaihis salam yang telah dibunuhnya serta disalibnya, tetapi orang lain yang menyerupai Isa ‘alaihis salam, Allah menjelaskan bahwa orang-orang yang berselisih tentang peristiwa penyaliban Isa, semua berada dalam keragu-raguan dan prasangka. Mereka tidak memiliki pengetahuan yang meyakinkan tentang hal itu, mereka hanya mengira-ngira dan menyangka-nyangka serta tidak mempunyai keyakinan bahwa Isa-lah yang mereka salib.

Ternyata masalah penyaliban ini sampai sekarang belum selesai, kita ambil contoh saja, yesus yang dituhankan oleh umat kristiani. Permasalahan ini masih menjadi ajang perdebatan ramai dikalangan Kristen, sepanjang sejarahnya. Dibarat kelompok-kelompok yang tidak menyetujui doktrin resmi gereja dicap sebagai heretic’s dan banyak di antaranya yang diburu dan dibasmi. Contohnya, adalah satu kelompok yang bernama cathary yang hidup diselatan prancis. Penganut cathary adalah penganut catharism, satu kelompok heresy radikal dizaman pertengahan. Cathari percaya bahwa daging adalah jahat, maka kristus tidak mungkin menjelma dalam tubuh manusia. Karena itu, kristus tidaklah disalib dan dibangkitkan. Dalam ajaran cathary yesus bukanlah tuhan, tapi malaikat. Untuk memperhambakan manusia, tuhan yang jahat menciptakan gereja, yang mempertontonkan “sihirnya” dengan mengejar kekuasaan dan kekayaan. Ketika kaum ini tidak dapat disadarkan dengan persuasif, paus innocent III menyerukan kepada raja-raja untuk memusnahkan mereka dengan senjata, sehingga ribuan orang dibantai.[1]

Kemudian ayat yang kedua, Allah menjelaskan bahwa telah mengangkatnya(nabi Isa) kehadirat-Nya. Ayat ini juga di kuatkan dalam firmanNya.

Artinya: Tatkala Allah berfirman, “Hai Isa, aku akan wafatkan engkau dan megangkatmu kepada-Ku.(Ali-Imron: 55)

Maksud dari kalimat “Aku akan wafatkan engkauَ” di atas, para ulama’ berbeda pendapat. Diantaranya ada yang mengartikan mewafatkannya, dan ada yang mengatakan, Allah mewafatkannya tiga jam, tujuh jam, bahkan tiga hari, pada siang hari waktu Allah mengangkatnya kehadirat-Nya. Sedangkan Ibnu jarir berkata makna dari wafatkan disini adalah mengangkatnya. Akan tetapi para mufassir kebanyakan berpendapat maksud dari wafat disini adalah: (tidur).

Adapun mengenai pengganti beliau(nabi Isa), dikisahkan ibnu katsir dalam tafsirnya bahwa penggantinya adalah salah satu dari sahabatnya(anggota hawariyyin) yang mau digantikan wajahnya mirip Nabi Isa, karena pada saat itu nabi isa dalam kepungan orang yahudi dan raja damascus. Saat itu pula berubahlah roman mukanya sehingga ia seakan akan Isa sendiri. Kemudian terbukalah sebuah lubang diatas atap rumah dan dalam keadaan tertidur terangkatlah isa‘alaihis salam.[2]


[1] Adian husaini, wajah peradaban barat : 48

[2] Nanti bisa dibuka tafsir ibnu katsir juz II / 248-249.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: