Posted by: fadilarahim | March 10, 2010

SEBAB-SEBAB SESATNYA AQIDAH UMMAT

Ada beberapa penyebab menyimpangnya ummat dari aqidah yang benar, diantaranya adalah:

1. GHULU

Definisi

Berlebih-lebihan dalam beribadah,beramal,memcela,memuji

macamnya

a. Ghulu dalam Aqidah

Seperti ghulunya  kaum Khowarij  terhadap ayat-ayat Wa’iid (ancamam) seperti firman-Nya dalam surat an Nisa ayat : 48.dan ghulunya ahlul kalam terhadap sifat-sifat Allah Ta’ala sehingga mereka mengambarkan sifat Allah seperti sifat mahkluknya.

b. Ghulu dalam ibadah

Seperti ghulunya kaum sufi dalam ibadah dan doa.

c. Ghulu dalam muamalat

Seperti ghulunya dalam membolehkan jual beli yang barbau riba

d. Ghulu dalam adat istiadat

Adat istiadat biasanya kalau tidak terjerumus dalam Bid’ah  maka terjerumus pada syirik

Sebab-sebab timbulnya Ghuluw:

¨Kebodohan manusia terhadap hukum-hukum syariat

¨Pengaruh dari penganut agama terdahulu ke dalam ajaran islam

¨Fanatik buta dengan menolak hal-hal yang dipandang bertentangan dengan keyakinan meskipun itu adalah kebenaran

¨Berlebihan dalam mengamalkan hukum-hukum syariat fikrah atau akidah tertentu.

¨Lemahnya pendidikan keimanan yang benar yang berlandaskan dengan Al-Quran dan As-Sunnah.[1]

Dalil yang menerangkan tentang larangan berbuat ghuluw:

Hadits Rasulullah saw:

Rasulullahn bersabda: (Janganlah kalian berbuat ghuluw karena sesungguhnya yang menyebabkan orang-orang sebelum kalian binasa adalah ghuluw[2]). Dalam riwayat Muslim dari Ibnu Mas’udz disebutkan bahwa rasulullahn bersabda: (Binasalah orang yang berlebih-lebihan ,binasalah orang yang berlebih-lebihan,binasalah orang yang berlebih-lebihan) rasulullahn menyatakannya tiga kali.[3]

Dari Umar bin Khatabz bahwa rasulullahn besabda: (janganlah kalian berlebih-lebihan dalam mamujiku sebagaimana orang-orang nasrani berlebih-lebihan terhadap Isa bin Maryam, sesungguhnya aku hanyalah seorang hamba, maka katakanlah hamba Allah dan rasulnya[4])

2. MENOLAK BID’AH DENGAN BID’AH LAINNYA

Seperti bid’ahnya kaum khowarij terhadap ahlul kabair yaitu kafir di dunia dan di akhirat kekal di nereka. Kemudian kaum murji’ah membantah pendapat ini dan mengatakan mereka tidak kafir sama sekali dan dosa besarnya itu tidak mempengaruhi imannya sebagaimana ketaatan tidak mempengaruhi seseorang disebabkan dia kafir.Pendapat ini juga masih di bantah oleh kaum Mu’tazilah yang mengatakan mereka di dunia tidak kafir secara mutlak dan tidak pula mukmin secara mutlak tetapi diantara keduanya (manzilatun bainal manzilatain) sedangkan di akhirat dia kekal di neraka

Bid’ahnya Qodariyah (meniadakan taqdir dari Allah) untuk membantah bid’ahnya kaum Jabariyah yang berpendapat Allah yang mengatur segala-galanya dari perbuatan  hamba dan mengibaratkan  manusia seperti wayang yang dimainkan dalang

3. PENGARUH PEMAHAMAN ASING

Hal ini terjadi disebabkan musuh-musuh Islam yang  ingin menghancurkan islam dari dalam lalu mereka berpura-pura masuk Islam dan menyebarkan kesesatannya yang berkedok Islam

a. Syi’ah.

Pendirinya adalah seorang Yahudi yang bernama Abdullah bin Saba’.

b. Seseorang yang berpura-pura masuk Islam dan mempengaruhi masyarakat Aceh  dengan bid’ah, khurofat dan tahayul yaitu Snoukc Honger ( Abdul Ghofur )

4. MENDAHULUKAN AKAL DALAM MASALAH AD DIEN.

Rosulullah  Sholallahu ‘alahi wassalam bersabda : “Barang siapa yang berkata di dalam kitab Allah dengan pendapatnya (akal) kemudian benar maka ia telah salah (HR. Ahmad)

Imam Ali berkata “ Seandainya Ad dien itu dengan akal maka mengusap bawah sepatu lebih pantas dari pada mengusap atasnya”.

5. DITERJEMAHKANNYA FALSAFAT KE DALAM BAHASA ARAB

Ini terjadi pada masa khilafah Abasiyah, terutama masa pemerintahan Al-Ma’mun (170-218 H) hal ini berpengaruh besar terhadap perkembangan Islam selanjutnya. Dan hari ini kita rasakan ummat Islam bangga dengan perkataan-perkataan para filosof dari pada qoul para salaf.

Dalam kitab “Syarh Usulul I’tiqhod Ahlus Sunah wal Jama’ah” karya Syaikh Imam Al Hafidz Abi Qosim Habatullah bin Hasan  bin Manshur At Thobari Al Lakaa’i  yang di tahqiq oleh Syaikh Ahmad Saad Hamdan jilid 1 hal 37-44 mengatakan : “Yang menyebabkan  Aqidah ummat ini sesat ada lima faktor yaitu:

syarh Kyasfush Syubhat Syaikh Al Utsaimin hal 24-25)


[1] Ghuluw Sikap Berlebihan dalam Beragama: Ali bin Abdul ‘Aziz Asy-Syibli 47-52

[2] HR Ahmad, Nasai, Ibnu Majah, Thabrani dll

[3] Muslim Bab Ilmu 4/2055

[4] HR Bukhari 3445


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: