Posted by: fadilarahim | March 8, 2010

Agama Islam Merupakan Agama Yang Bersih

Kebersihan merupakan sesuatu yang Allah senangi, maka dari itu, pantaslah kalau agama-Nya(Islam) mengajarkan pada kebersihan. :

Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya Allah itu indah, menyukai keindahan,bersih menyukai kebersihan, murah hati menyukai kemurahan, dermawan menyukai sifat dermawan”.(HR. Tirmidzi)

Sesungguhnya hakekat kebersihan dalam agama islam menjadi sebagai tradesi yang sangat jelas. Karena semua urusan yang ada pada islam itu, baik yang berupa ibadah wajib ataupun yang sunnah, semuanya mengarah pada kebersihan. Kebersihan lahir maupun kebersihan batin. Kita ambil contoh satu persatu.

Pertama: Dua kalimat syahadat, ucapan ini adalah membersihkan mulut dari  kata-kata kufur dan kata-kata syirik, karena mulut dan lisan kita bergerak dengan mentauhidkan Allah. Yaitu dengan kalimat syahadat ( laa ilaaha illallah ). Kalimat inilah yang pertama kali diucapkan oleh seseorang yang pertama kali masuk pada agama islam.

Kemudian berkenaan dengan hati, kalimat syahadat ini juga memenuhi hati dengan keimanan pada Allah. Sehingga hati menjadi bersih dan salim,

Sebagaimana firman Allah. “Pada hari itu tidak bermanfaat lagi harta dan anak, kecuali orang yang datang pada Allah dengan hati yang selamat”.

Maksud dari hati yang selamat disini adalah. Selamat dari kekufuran, kesyirikan, takabbur serta dari penyakit yang merusak hati.

Kedua: Sholat, sebelum kita melaksanakan sholat kita diwajibkan berwudhu’, karena tidak sah shalat seseorang tanpa diiringi dengan wudhu’. Waktu wudhu’ kita membersihkan anggota badan seperti tangan, muka, mulut, hidung, muka, telinga, dan kaki. Wudhu’ ini juga merupakan bagian dari keimanan sebagaimana sabda Rasulullah: “bersuci itu bagian dari iman, atau lafadh lain wudhu’ itu bagian dari iman.

Dalam sholat itu sendiri, sholat juga membersihkan badan dari dosa, sebagaimana sabda rasulullah:

أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ قَالُوا لَا يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا قَالَ فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا

`                       Apa pendapatmu jika seandainya ada sungai didepan rumahmu, kemudian kamu mandi didalamnya lima kali sehari, Apakah masih tersisa kotoran? Para sahabat berkata, tidak ada kotoran satupun yang nempel, kemudian rasulullah melanjutkan itulah permisalan orang yang sholat lima kali, Allah menghapus dosa(kesalahannya).(HR, bukhari dan muslim)

Ketiga: Zakat, zakat juga membersihkan hati dari kebakhilan dan juga membersihkan uang dengan mengeluarkan sebagian rizkinya, Sebagaimana firman Allah:

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan, mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.(At-Taubah:103)

Maksud dari membersihkan pada ayat diatas, zakat itu membersihkan mereka dari kekikiran dan cinta yang berlebih-lebihan kepada harta benda

Sedangkan Maksudnya mensucikan, zakat itu menyuburkan sifat-sifat kebaikan dalam hati mereka dan memperkembangkan harta benda mereka.

Keempat: Puasa, dalam puasa ada kebersihan. Dari segi hissiyah puasa membersihkan usus-usus, memperbaiki lambung, membersihkan badan dari kotoran, dan meringankan badan dari himpitan kegemukan, karena disebutkan dalam hadits bahwa rasulullah` bersabda: puasalah kalian, niscaya kalian sehat (Diriwayatkan Ibnu As-Sunni, dan Abu Nu’aim. As-Suyuti menghasankan hadits ini). Namun dari segi maknawi puasa juga membersihkan pelakunya dari dosa. Dan dengan puasa juga bisa mengantarkan seseorang pada derajat tinggi disisi Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah,

Allah berfirman: “Seluruh amal anak adam untuk dirinya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan aku yang akan membalasnya. (HR. Bukhari dan muslim)

Kelima: Haji, ibadah haji juga mempunyai kebersihan yang bersikap umum, diantaranya: orang yang menunaikan haji dengan cara yang terbaik dan tidak berbuat perbuatang yang keji dan dan juga perkataan yang kotor maka ia pulang kembali kerumahnya dalam keadaan yang bersih seolah-olah ia baru dilahirkan.

Sebagaimana sabda Rasulullah`: “Barangsiapa haji kerumah ini(baitullah), kemudian tidak berkata kotor, dan tidak fasik, ia keluar dari dosa-dosanya seperti hari ia dilahirkan ibunya. (Muttafaq Alaih).

Keenam: Jihad dijalan Allah, jihad merupakan amalan yang agung, amalan ini bisa dikatakan kebersihan yang besar bagi diri hamba yaitu membersihkan jiwa dan nafsu dari cinta pada dunia.

Selain yang bersikap batin sebagaimana yang telah kami paparkan diatas, ada juga perintah yang bersikap lahiriah yang telah disyareatkan, dari yang wajib seperti: mandi janabah, mandi saatc terhentinya darah haid dan darah nifas, mandi apabila ada orang kafir yang masuk islam, sampai menjelang kematianpun kita wajib dimandikan, karena Rasulullah` memerinkahkan untuk memandikan zainabx ketika meninggal dunia .

Sedangkan yang disunnahkannya seperti: Mandi pada hari jum’at, mandi pada hari iedain(idul adha dan idul fitri), mandi bagi orang yang ihram untuk hajib atau umrah, karena kebiasaan Rasulullah` seperti itu dan karena beliau juga memerinkahkannya, mandi waktu masuk mekkah dan wukuf di Arafah karena Rasulullah` mengajarkannya, mandi usai memandikan mayyit. Namun yang jelas agama islam secara umum, mengajak pada kebersihan. Allahu A’lam Bishshowab.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: